RETAS KOMERSIALISASI PENDIDIKAN DENGAN “SEKILAS”

2012
04.03

Seringkali kita dengar keluh kesah masyarakat Indonesia tentang pendidikan. Realita yang terjadi biaya pendidikan sangat mahal membuat anak-anak banyak yang putus sekolah. Dengah hal itu, banyak pula yang tidak bisa melanjutkan sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi. Dampak yang paling besar dari hal tersebut adalah anak jalanan, gelandangan, pengangguran, dan pengemis tambah banyak. Mereka seperti itu karena kurangnya pendidikan, keterampilan dan kurangnya ekonomi untuk mencukupi biaya hidup.

Komersialisasi dan komoditasi pendidikan di Indonesia semakin berkembang dengan adanya peluang besar karena pengawasan pemerintah kurang, atau memang komoditasi seperti ini menguntungkan bagi negara. Namun, akibatnya masyarakat bawah sulit untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Mereka banyak tidak memilih untuk bersekolah karena hal di atas. Maraknya pendidikan yang dikomersialkan membuat kerugian pula bagi negara dengan sedikitnya SDM serta banyaknya pengangguran. Masyarakat juga butuh biaya untuk kesehariannya di mana mereka juga ingin menghidupi kesehariannya butuh biaya yang lebih, ditambah dengan biaya pendidikan yang semakin tinggi.

Dalam UUD 1945 telah diatur tentang kewajiban negara terhadap warga negaranya, juga tentang hak dan kewajiban warga negara kepada negaranya. Negara wajib memberikan kesejahteraan hidup dan keamanan lahir batin sesuai dengan sistem demokrasi yang dianutnya serta melindungi hak asasi warganya sebagai manusia secara individual berdasarkan ketentuan yang berlaku yang dibatasi oleh ketentuan agama, etika moral, dan budaya yang berlaku di Indonesia dan oleh sistem kenegaraan yang digunakan.

Selain itu, UUD 1945 (pasal 31 ayat 1) hak mendapat pendidikan. Dengan hal ini, sudah jelas bahwa hak masyarakat untuk memperoleh kesempatan pendidikan pada segala tingkat, baik umum maupun kejuruan. Namun, itu tidak akan terjadi jika komersialisasi dan komoditasi pendidikan masih ada dan berkembang di negara ini. Bagaimana dengan masyarakat yang belum bisa mendapatkan haknya, apa yang salah dengan pendidikan Indonesia?

Pasal 28 H ayat 2 dijelaskan pula hak mendapat kemudahan dan memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama. Kemudahan seperti apa, jika pendidikan sangat mahal dan mempersulit masyarakat. Apa itu yang disebut dengan sebuah kemudahan? Sedangkan, untuk memperoleh kesempatan yang sama, masyarakat yang tidak mampu akan sulit mendapatkannya. Dari semua itu, akan sulit mendapatkan manfaat yang sama, karena tidak ada keadilan antara masyarakat yang mampu dengan masyarakat yang tidak mampu untuk menyekolahkan anak-anaknya. Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Contoh Analisis Iklan

2012
03.27

Analisis TVC
Asosiasi Merk/Brand

Merk/Brand Dancow (Nestle)
Kategori
Minuman (Susu)

Target Pasar
Umum ( Anak-anak (1+) )

Strong Brand
Lactobacillus Protectus (Probeo) untuk daya tahan tubuh lebih kuat.

Tagline
Saluran Cerna Sehat Awal Daya Tahan Tubuh Kuat

Ananlisis Manfaat

FUNGSIONAL :
Iklan ini ditujukan ke anak-anak. Di dalam iklan atau produk ini ada beberapa kegunaan:
1. Untuk memberi daya tahan tubuh anak lebih kuat (kesehatan).
2. Memberi kelebihan cepat dalam menambah perkembangan otak anak di atas 1 tahun.

SIMBOLIS :
Dalam bentuk simbol iklan ini terdapat :
1. Memberikan perbaikan diri (memperbaiki diri ) pada anak dalam untuk kondisi yang sehat.
2. Dengan meminum susu ini tambah sehat sehingga disayang orang tua (keluarga).

PENGALAMAN :
Dengan meminum susu Dancow ini tubuh anak-anak menjadi lebih sehat, daya tahan tubuh anak menjadi kuat dari serangan penyakit, (menjadi lebih sehat tanpa ada penyakit yang masuk tubuh si anak). Selain itu, dengan minum susu ini perkembangan otak si anak lebih cepat (cerdas) karena ada zat prebio.

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Contoh Penulisan Sinopsis 2

2012
03.27

PERJUANGAN DAN DOA (by : Rhoma Irama)
Mendengar kata perjuangan mengingatkan pada masa penjajahan dulu. Dimana semua rakyat indonesia rela mati memperjuangkan negara ini agar bebas dari penjajah. Mereka menaruhkan jiwa raganya demi kepentingan bersama yaitu merdeka.

Cerita ini menceritakan tentang soerang anak dalam memperjuangkan haknya dalam keluarga. Pada dasarnya keluarga adalah tempat yang paling nyaman untuk berbagi, berteduh, sandaran disaat kita lelah, dan tempat mencari sebuah kasih sayang. Cerita ini terjadi dalam rumah, yang pada saat itu libur sekolah jadi semua orang dirumah tersebut ada di dalam rumah.

Anton, anak kedua dari tiga bersaudara. Dia dari keluarga yang sederhana, pendiam, sabar dan orang tuanya berpendidikan tinggi semua. Anton umurnya 13+ masih SMP 1. Anton kurang mendapat kasih sayang dan diskriminasi dalam keluarga. Dia tidak mempuyai hak dalam berpendapat dan bermain, dikarenakan dia mempunyai kekurangan dalam berpikir dan tidak patuh pada perintah orang tua.

Sugianto, seorang guru SD ayah Anton. Orangnya keras kepala dan sabaran. Kehendak orang tua harus dipenuhi walaupun si anak tidak bisa melakukannya. Didikan yang keras ini membuat mental psikologisnya drop dan mudah takut. Sedangkan Ibu Anton sebagai Ibu rumah tangga yang ikut perintah suami saja. Tidak bisa mendidik anak yang baik dan melawan sikap suami.

Kejadian perjuangan ini terjadi saat semua anggota keluarga duduk bersama. Dimana kakak dan adek anton disayangi dengan penuh sama bapak dan ibunya. Sedangkan anton duduk sendiri di sofa. Kejadian ini berulang kali terjadi, sehingga membuat anton mencoba untuk memperjuangkan haknya sebagai anak dan hak untuk mendapatkan kasih sayang serta dukungan dari orang tua.

Dari tekanan atau perlakuan ini anton mencari cara bagaimana orang tuanya bisa melihat kelebihannya. Agar orang tua Anton bisa bangga dan mengakui sebuah kepintaran tidak mendukung adanya diskriminasi kasih sayang seorang bapak pada anaknya.

Dengan begitu Anton juga bisa berjuang demi mendaptkan apa yang seharusnya dia dapat. Di dalam rumah di selalu dibedakan dengan kakak dan adiknya. Anton yang pendiam membuat permasalahan itu menjadi rumit. Di saat Anton berusaha sabar bapaknya tetap marah-marah dan kadangkala di jauhi.

Maka Anton berpikir untuk mencari sebuah cara untuk mendapatkan semua yang belum dia dapatkan dari dulu. Kemudian dia buktikan dengan sebuah keberhasilan untuk menjadi juara Teknologi Muda di sekolahnya. Maka saat itulah orang tuanya sadar akan semua kesalahannya.

“Orang pintar dalam suatu hal, jika dari sudut pandang mana kita mau lihat kelebihannya”

Terima kasih untuk Dosen PNAV saya yaitu Bang Arfan. Dengan ajaran beliau saya sedikit-demi sedikit mengerti akan penulisan sinopsis yang baik. Sekali lagi terima kasih.

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Contoh Penulisan Sinopsis

2012
03.27

MALANG, NASIBKU.
Malang adalah kota besar di jawa timur setelah Surabaya. Malang terkenal dengan cuacanya yang dingin dan udaranya yang sejuk. Hal itu dikarenakan Malang dikelilingi oleh gunung-gunung. Malang juga menarik perhatian banyak orang untuk datang, karena tempatnya yang strategis. Walaupun pada saat ini Malang cukup panas dengan banyaknya perumahan serta padatnya penduduk.

Malang juga disebut kota pendidikan, walaupun pada saat ini masih dipertanyakan kebenarannya. Dengan terkenalnya pendidikan di Malang, membuat banyak orang yang ingin mencari ilmu, melanjutkan sekolah kejenjang yang lebih tinggi, dan menjadi seorang guru. Dengan begitu Malang memang tempat pendidikan. Dimana banyak sekolah, universitas dan lain sebagainya.


Terima kasih untuk Dosen PNAV saya yaitu Bang Arfan. Dengan ajaran beliau saya sedikit-demi sedikit mengerti akan penulisan sinopsis yang baik. Sekali lagi terima kasih.

Cerita “Malang, Nasibku” ini cerita yang biasa terjadi pada anak-anak baru lulus SMA dan mau melanjutkan sekolahnya . Akan tetapi, “Malang, Nasibku” menceritakan tentang perjuangan seorang anak laki-laki dari keluarga tidak mampu, berkeinginan kuliah di Malang. Dia hanya membawa bekal ilmu dan kemauan yang besar mencari melanjutkan sekolahnya.
Imam, anak yatim dari dua bersaudara. Ayahnya meninggal sejak umur 13 tahun karena sakit. Dia berasal dari Probolinggo yang terpencil. Imam adalah anak yang patah semangat, berkemauan besar dan pekerja keras (mandiri). Dia berkemauan keras ingin melanjutkan sekolahnya kejenjang yang lebih tinggi di Malang, karena kualitas pendidikan yang baik.

Di Malang, Imam mempunyai hambatan yang berat yaitu harus membayar registrasi masuk perguruan tinggi dan mencari tempat tinggal (kosan). Dengan tidak berpikir lama dia mencari lowongan pekerjaan, dia berjuang keras, dan banting tulang. Setelah lama mencari lowongan, akhirnya mendapatkannya yaitu bekerja di usaha percetakan dengan upah pas-pasan buat makan dan diberi tempat tinggal disana sambil menjaga usahanya tersebut.

Di Malang pula, dia mendapat pengetahuan tentang hidup. Disaat dia mengantri untuk mendaftarkan diri banyak yang tidak mau antri, maunya sendiri. Kemudian saat dia mau membayar registrasi dia mengetahui kalau ada seseorang bapak (orang kaya) yang membayar panitia penerimaan mahasiswa baru, agar anaknya bisa kuliah di PT tersebut. Banyak kejadian yang Imam lihat saat itu.

Dengan tenangnya dia mengusapkan wajahnya dan berdoa. Setelah pendaftaran itu dia bisa belajar akan pahitnya hidup. Usaha kerasnya tidak sia-sia karena dia diterima di perguruan tinggi tersebut dengan Predikat mahasiswa dengan nilai tertinggi.
“Perjalanan Imam ini mengajarkan kita akan arti hidup. Hidup itu akan lebih indah jika kita berkemauan dan patah semangat dalam melakukan (mencapai) apa yang kita inginkan”.

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Project Citizen Bhinneka Tunggal Ika

2012
03.27

TIM PENYUSUN
Pimpinan Produksi : Mohammad Faizal
Penulis :
• Putri Windari
• Vika Antiyawati
• Baiq Ayu Candra
Editior : Noor Julviar A.M
Pemeriksa Aksara : Ekky Primary
Desaign Cover : Agus Hadi handoko
Setting Layout : Mohammad Faizal
Penerbit :
Prolink Production.
Telp. :
Cetakan : 13 November 2011
@Copyringht

Kata Pengantar
Bisa dibuat sendiri..

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Budaya yang ada saat ini bukanlah lahir dalam satu malam, melainkan melalui tahapan dan proses yang panjang. Kebudayaan yang kita dapati sekarang adalah bukti sejarah perjalanan panjang manusia sebagai makhluk yang berbudi dan berdaya dalam mengembangkan jiwa mereka, juga merupakan warisan dari pendahulu kita, karena adanya kebudayaan tidak lepas dari proses pewarisan secara turun temurun, dimana generasi sekarang adalah penerima tongkat estafet kebudayaan dari generasi sebelumnya. Proses pewarisanlah yang telah berhasil mewujudkan budaya seperti sekarang ini, oleh karena itu setiap individu berperan serta dalam pengembangan dan kelanjutan kebudayaan. Sebagai pewaris yang tentunya berhak atas segala yang diwariskan kepadanya, setiap individu dituntut untuk bisa menyelaraskan dan menggembangkan serta menjaga terhadap apa yang telah diwariskan kepadanya.
Pada saat ini budaya yang terdapat pada setiap daerah merupakan elemen dasar penyusun kebudayaan nasional. Peran budaya daerah begitu besar dalam menentukan arah dan tujuan pembangunan nasional yang berorientasi pada pembentukan manusia yang adil dan beradab, karena nilai-nilai yang terkandung dalam kebudayaan daerah adalah merupakan wujud dari kebudayaan nasional, sekaligus merupakan jati diri dan kepribadian bangsa yang menjadikan kebudayaan begitu penting dalam keberadaan suatu bangsa karena merupakan aspek teleologis dalam pembangunan nasional.Salah satu yang perlu dilestarikan adalah Ludruk
Ludruk adalah kesenian drama tradisional dari Jawa Timur. Ludruk merupakan suatu drama tradisional yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian yang di gelarkan disebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, cerita perjuangan dan lain sebagainya yang diselingi dengan lawakan dan diiringi dengan gamelan sebagai musik.
Dialog/monolog dalam ludruk bersifat menghibur dan membuat penontonnya tertawa, menggunakan bahasa khas Surabaya, meski kadang-kadang ada bintang tamu dari daerah lain seperti Jombang, Malang, Madura, Madiun dengan logat yang berbeda. Bahasa lugas yang digunakan pada ludruk, membuat dia mudah diserap oleh kalangan non intelek (tukang becak, peronda, sopir angkutan umum, dan lain sebagianya).
Ludruk berbeda dengan ketoprak dari Jawa Tengah. Cerita ketoprak sering diambil dari kisah zaman dulu (sejarah maupun dongeng), dan bersifat menyampaikan pesan tertentu. Sementara ludruk menceritakan cerita hidup sehari-hari (biasanya) kalangan wong cilik.
Dengan perputaran zaman dan perkembangannya maka kesenian dan tradisi banyak terlupakan. Seperti halnya dengan seni kebudayaan ludruk. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan lagi jiwa nasionalisme bangsa agar terus melestarikan kebudayaan maka ludruk yang dianggap kuno dibuat dengan kemasan yang lebih menarik dengan menampilkan tokoh para remaja yang memiliki daya pikat penonton dan menarik sehingga sanggar ludruk remaja menjadi dtategi yang konkrit untuk pelestariannya. Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Contoh Proposal Penelitian Kuantitatif

2011
06.02

I. Judul Penelitian :
Pengaruh Terpaan Media Terhadap Pilihan Tontonan dan Perilaku Audien
(Studi pada Masyarakat Mulyoagung, gg. Sido Cerah, Kab. Malang)

II. Pendahuluan :
2.1 Latar Belakang Penelitian :
Tidak bisa dipungkiri bahwa terpaan media mempunyai pengaruh sangat besar bagi penontonnya. Setiap media mempunyai pengaruh tersendiri terhadap penonton. Dengan hal itu, media mempunyai peranan dalam perubahan sikap dan pemilihan tayangan media. Selain itu, media mempunyai peranan penting dalam pemilihan media yang dibutuhkan oleh penonton. Peranan penting tersebut membantu mereka dalam memilih tontonan yang diinginkan. Akan tetapi juga mempunya dampak yang tidak baik pada audien.
Terpaan media selain memiliki dampak pada pilihan tontonan, tetapi juga dapat berdampak terhadap perilaku audien. Secara tidak disadari pengaruh tersebut masuk dalam akal pikiran dan menimbulkan dampak pada perilaku mereka. Hubungan terpaan media dengan pilihan tontonan menunjukkan bahwa semakin besar terpaan media maka semakin tinggi pula dampak pada pilihan tontonan audien dan perilaku mereka.
Masyarakat sering memilih tontonan yang mereka inginkan, karena mereka merasa mencari kepuasan dan yang mereka inginkan. Masyarakat melihat tontonan yang menarik sehingga apa yang mereka inginkan tercapai. Misalnya, mereka melihat TV SCTV jika mereka ingin melihat sinetron Islam KTP mapun film lainnya.
Masyarakat seringkali meniru perilkau yang ada pada sebuat media massa. Secara tidak disadari mereka mengikuti dan menirukan yang ada pada tontonan tersebut. Banyak contoh yang terjadi akibat terpaan media. Misalnya, meniru perilaku smack down atau cara berpakaian dan bergaya ala tontonan yang mereka lihat.
Berdasarkan fenomena diatas maka peneliti mengambil penelitian dengan permasalahan bagaimana Pengaruh Terpaan Media Terhadap Pilihan Tontonan dan Perilaku Audien. (Studi pada Masyarakat Mulyoagung, gg. Sido Cerah, Kab. Malang). Selain itu, permasalahan ini yang sekarang banyak terjadi masyarakat. Sehingga kami sangat tertarik untuk menelitinya.
Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Contoh Proposal Penelitian Kualitatif

2011
06.02

I. Judul Penelitian :
Persepsi masyarakat terhadap umm pasca pemberitaan NII ?
(studi kasus wali murid mahasiswa baru umm)

II. Pendahuluan :
2.1 Latar Belakang Penelitian :
Belakang ini beredar kabar tentang NII (Negara Islam Indonesia) yang meberitakan di UMM. Peredaran ini membuat resah para kalangan akademik, terutama mahasiswa. Demi memberikan penjelasan kesemua pihak, maka kampus menelusuri pemberitaan tersebut. Semua kalangan diminta keterangan dengan hal itu untuk memperjelas masalah yang ada.
Pihak kampus mengupayakan masakah ini cepat selesai agar tidak merambat semua masyarakat. Akan tetapi, pemberitaan media massa telah memberitakan masalah tersebut. Media massa memberikan pemberitaan bahwa di UMM telah terbentuk NII. Kalangan kampus dibuat geger dan resah dengan pemberitaan ini.
NII (Negara Islam Indonesia) sebenarnya telah terbentuk sejak tahun 2008. Akan tetapi pemberitaanya hanay sekarang yang diketahui oleh semua masyrakat. Kinerja NII sangat unik karena mereka mencari anggota dengan cara diam-diam. Sehingga sulit disadari oleh semua kalangan masyarakat. NII mempunyai nilai buruk di masyarakat dan pemerintah, maka anggota serta pengikutnya dicari oleh kepolisisan.
Adanya NII di UMM membuat kontroversial di kalangan masyarakat. Banyak masyarakat yang mengira UMM adalah tempat para anggota NII, sedangkan yang lain berpendapat kalau NII hanya batas sebagai salah satu cara mematikan UMM. Misalnya, dengan adanya pemberitaan tersebut membuat masyarakat berfikiran UMM tidak aman dan sebagainya.
Padahal di UMM membuka penerimaan mahasiswa baru. Dengan hal itu pembertitaan akan mempengaruhi banyak sedikitnya pendaftar. Jika ha itu terjadi maka masyarakat telah mempersepsi UMM tempat yang kurang aman untuk anaknya yang mau kuliah di sana. Pemberitaan tersebut sangat besar pengaruhnya terhadap wali murid serta para calon pendaftar mahasiswa baru.
Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Tugas Proposal Penelitian

2011
06.02

I. Judul Penelitian :
Persepsi Mahasiswa tentang SK Rektor No: E.5.a/1003/UMM/2007.
(Studi pada Mahasiswa Jurusan Ilmu Komunikasi Angkatan 2009)
Bagian Kajian :
Adanya peraturan atau SK Rektor Nomer E.5.a/1003/UMM/2007.

II. Pendahuluan :
2.1 Latar Belakang Penelitian :
Penampilan merupakan cerminan dari kepribadian seseorang. Tidak bisa dipungkiri, baik buruknya seseorang dapat dilihat dari penampilan luar orang tersebut. Kenyataannya, banyak mahasiswa dikampus Universitas Muhammadiyah Malang yang penampilannya tidak menunjukkan seorang mahasiswa. Penampilan yang seharusnya menunjukkan jati dirinya seorang pelajar, akan tetapi mereka memilih yang lain.
Seringkali kita mendengar penampilan harus gaul, akan tetapi banyak juga orang yang menilai bahwa penampilan gaul lebih baik. Selain itu Fashion sekarang yang mendukung untuk berpenampilan rapi jarang digunakan, malah dijadikan sebuah penampilan yang kurang baik dilihat semua orang. Penampilan ikut peran dalam persepsi masyarakat. Dan diketahui, peran penampilan masih menjadi pertimbangan seseorang dan berlaku, baik untuk pria maupun wanita.
Di Universitas muhammadiyah malang tidak dibenarkan untuk mahasiswa mengenakan pakaian ketat dengan memperlihatkan lengkukan anggota tubuh, bertindik dan berambut gondrong bagi mahasiswa pria. Selain itu, Universitas juga melarang dalam hal penampilan misalnya saja menggunakan pakaian berkaos oblong, hal ini disebabkan telihat kurang sopan dan tidak pada tempatnya. Dengan hal itu Universitas juga melarang pemakaian sandal jepit di area kampus.
Di Universitas Muhammadiyah Malang penampilan mahasiswa dilandaskan dengan syari’at keislaman. Hal ini disebabkan karena kampus putih ini bernafaskan islamic dan untuk membubuhkan citra yang baik dimata masyarakat. Sebenarnya Mahasiswa tidak diharuskan mengenakan Jilbab atau berkerudung tetapi setidaknya mengenakan pakaian yang rapi dan sopan.

Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

KEBIJAKAN KEBUDAYAAN

2011
06.02

Indonesia sebagai sebuah negara dalam realitasnya terpisah pada beberapa bagian dan tingkatan, dari segi geografis dipisahkan oleh lautan dengan beratus-ratus pulau besar dan beribu-ribu pulau kecil. Kadangkalanya banyak pulau yang belum diberi nama, bahkan belakangan ini dua pulau yang berada di kawasan Kalimantan telah menjadi milik Negara Malaysia. Dari perspektif kewilayahan tampak pembagian

Indonesia Bagian Timur dan Indonesia Bagian Barat, atau kawasan perkotaan dan perdesaan. Realitas itu menyebabkan pula kewargaan penduduk Indonesia berbeda-beda dari segi kebudayaan. Pengelompokkan kewargaan serupa itu diwujudkan dalam satuansatuan etnik. Menurut kajian Hildred Geetz (1963), terdapat 300 kelompok etnik dan 250 jenis bahasa. Yang setiap kelompok etnik itu memiliki identitas kebudayaan sendiri, termasuk di dalamnya bahasa-bahasa yang digunakannya. Paling tidak menurut Koentjaraningrat (1971), dari keanekaragaman itu dapat dikategorikan atas 6 tipe sosial budaya masyarakat Indonesia, yaitu: Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email

Tugas Komunikasi Politik

2011
01.03

PERIKLANAN

Robert Denton menentang di Amerika, tentang tumbuhnya peran TV dalam Kampanye politik. Bentuk pidato politik telah menjadi iklan politik dari catatan yang dia tulis.
Sekarang yang utama adalah segera memilih kandidat untuk pemilihan presiden. Penyampaian pesan mereka pada para pemilih.

Nimmo dan felsberg menyarankan iklan politik melalui sarana TV karena sekarang merupakan dukungan utama yang berhubungan dengan politik modern.
Di inggris dan negara yang lain sebanding yang lain juga, meskipun peraturan dan gaya bahasa rapat berbeda dari TV US. Iklan Politik adalah pusat meuju Komunikasi Politik.
Kekuatan iklan : kekuatannya itu (bukan dari harta, maupun kekuasaan, tak ditentang pernyataan yang tegas atas tiga bab yang dianjurkan) adalah latihan gerak badan dari dua level (tingkatan).
 Pertama, sebuah iklan politik menyebarkan informasi tentang kandidat atau program partai ke sebuah tingkat yang lebih tinggi, dari perincian yang mana jurnalis TV jarang bisa cocok.
 Mereka juga mendesain iklan yang menarik dan membujuk semua dengan baik dan penyebaran informasi, sebuah iklan adalah keuntungan para politik.
 Sebuah iklan, pendek, hanya macam media massa lebih membangun dari yang lain dan kontrol politik tersebut.
 Aktor poltik adalah komunikator (penyampai pesan) dari sebuah iklan, bukan komunikan (penerima pesan).
 apakah iklan bekerja atau tidak, oleh karena itu, tidak ada diskusi dari komunikasi politik, maka seharusnya menjadi komplet tanpa pertimbangan dari mereka.

Read the rest of this entry »

Did you like this? Share it:
WordPress Plugin Share Bookmark Email